Memilih makanan yang kaya gizi daripada makanan yang rendah gizi untuk kualitas diet yang lebih baik

Prinsip umum kepadatan gizi adalah konsentrasi gizi per jumlah makanan atau kontribusi kalori dari makanan tersebut. Pedoman Diet untuk Amerika (DGA) tahun 2015 – 2020 mendefinisikan makanan padat gizi sebagai makanan yang “menyediakan vitamin, mineral, dan zat lain yang berkontribusi terhadap asupan gizi yang memadai atau yang dapat memberikan efek kesehatan yang positif, dengan sedikit atau tanpa lemak padat dan tambahan gula, pati olahan, dan natrium.”

Vitamin D dan suplementasi gabungan dengan kalsiumIndeks Makanan Kaya Gizi (Nutrient Rich Foods – NRF) adalah sistem penilaian formal yang memberi peringkat makanan berdasarkan kepadatan gizi makanan tersebut (Drewnowski 2010). Selain kalori dan kaya gizi, indeks NRF juga mempertimbangkan keterjangkauan. Dengan demikian, indeks tersebut dapat digunakan untuk membantu mengidentifikasi makanan yang bergizi dan terjangkau. Indeks NRF diwakili oleh jumlah persentase nilai harian dari 9 jenis gizi yang dianjurkan (protein, serat, kalsium, zat besi, magnesium, kalium dan vitamin A, C dan E) dikurangi jumlah persentase maksimum yang direkomendasikan untuk 3 jenis gizi yang membatasi (lemak jenuh, gula tambahan, dan natrium). Semakin tinggi nilai gizi makanan, maka semakin baik skornya.

Produk susu memiliki skor sangat baik dalam indeks NRF, yang artinya jenis makanan tersebut menyediakan banyak gizi penting, tetapi sedikit kalori, dengan harga terjangkau (Drewnowski 2005). Produk susu dianggap makanan yang kaya gizi (Ringkasan Eksekutif DGA 2015 – 2020) dan merupakan sumber alami banyak gizi. Misalnya, susu secara alami mengandung protein, kalsium, fosfor, kalium, yodium dan vitamin B2 dan B12 (EFSA). Keju mengandung protein, kalsium, fosfor, zink, dan vitamin B2, B12 dan K (EFSA). Demikian pula, yoghurt adalah sumber alami protein, kalsium dan fosfor (EFSA).

Referensi

  1. Drewnowski A. Concept of a nutritious food: toward a nutrient density score. Am J Clin Nutr. 2005;82:721–3.
  2. Drewnowski A. The Nutrient Rich Foods Index helps to identify healthy, affordable foods. Am J Clin Nutr 2010;91(4):1095S-1101S.
  3. EFSA: 2009; 7(9): 1210; 1219; 1223; 1272. 2010; 8(9): 1777. 2010; 8(10): 1725; 1756; 1811; 1814.
  4. US Departments of Health and Human Services and Agriculture. 2015-2020 Dietary Guidelines for Americans. 8th Edition, 2015. http://health.gov/dietaryguid elines/2015/resources/2015-2020_Dietary _Guidelines.pdf. Published December 2015. Accessed in February 2019.
  5. 2015-2020 Dietary Guidelines for Americans (DGA) executive summary. https://health.gov/dietaryguidelines/2015/resources/DGA_Executive-Summary.pdf. Accessed in February 2019.